Travel

Karanganyar Harus Berani Naik Kelas: Dari Destinasi Singgah Menjadi Destinasi Tinggal

Di sisi lain, kuliner perlu ditempatkan sebagai identitas destinasi, bukan hanya pelengkap perjalanan. Kopi Lawu, teh lokal, hasil pertanian, makanan tradisional, hingga produk ekonomi kreatif memiliki peluang menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan untuk datang kembali.

Pengalaman menunjukkan bahwa banyak destinasi berkembang bukan semata karena panorama alamnya, melainkan karena mampu membangun citra melalui kekuatan kuliner dan budaya lokal.

Baca Juga : Sandiaga Uno : Dari Desa Membangun Indonesia untuk Kebangkitan Ekonomi

Namun, seluruh potensi tersebut hanya akan memberikan dampak maksimal apabila dibangun dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Hotel, desa wisata, pelaku UMKM, komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, media, investor, hingga pemerintah perlu bergerak dalam strategi yang sama.

Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar setiap kunjungan wisata tidak berhenti di pintu masuk objek wisata, melainkan mengalir ke berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Karanganyar sesungguhnya tidak kekurangan potensi. Tantangan terbesarnya justru terletak pada keberanian melakukan transformasi dari pariwisata berbasis destinasi menuju pariwisata berbasis pengalaman.

Ketika wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk tinggal, menikmati aktivitas malam, mengikuti kehidupan desa, mencicipi kuliner khas, dan berinteraksi dengan masyarakat lokal, maka nilai ekonomi yang tercipta akan jauh lebih besar dibanding sekadar mengejar jumlah kunjungan.

Baca Juga : Sandiaga Uno : Dari Desa Membangun Indonesia untuk Kebangkitan Ekonomi

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pariwisata bukan hanya banyaknya orang yang datang, tetapi seberapa lama mereka tinggal, seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat, dan seberapa kuat pengalaman yang membuat mereka ingin kembali. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Penulis : Bimo Aji Sudarsono, S.Ip I Pegiat Pariwisata Kabupaten Karanganyar. Humas di Kampoeng Banana Krezz
  • Editor : Fatkhurrohim
  • Photo : Dok. Disparpora Kabupaten Karanganyar

Page: 1 2 3

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Program Makan Sepuasnya Hadir Lengkapi Wisata Kuliner Malam di Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren all you can eat (AYCE) terus berkembang dengan menghadirkan konsep yang lebih tematik. Menyambut Juli 2026,… Read More

4 days ago

Event G! Market 2026 Hadirkan Ruang Kreatif bagi Perempuan Gen Z

JAKARTA, WARTAEVENT.com – G! Market 2026 menghadirkan ruang bagi perempuan muda untuk mengeksplorasi kreativitas, tren gaya hidup, dan pengembangan diri… Read More

4 days ago

SK Thai Kitchen Buka Gerai Baru di Jakarta, Simak Menu Autentik Berikut

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jaringan restoran Thailand SK Thai Kitchen memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka gerai kedua di Mall of… Read More

4 days ago

Paket Liburan Keluarga Hadir Lengkapi Wisata Sekolah di Bandung

BANDUNG, WARTAEVENT.com – Memasuki musim liburan sekolah, hotel di Kota Bandung menghadirkan berbagai penawaran yang menggabungkan akomodasi dengan pengalaman wisata… Read More

4 days ago

Kolaborasi Mahasiswa dan Komunitas Dorong Literasi Perfilman Generasi Muda

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business menggandeng komunitas Kampung Sinema di Kebon Melati, Jakarta Pusat, untuk… Read More

4 days ago

Paket Staycation Padukan Menginap dan Pengalaman Kuliner di Kuningan

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Konsep staycation kini semakin berkembang dengan menggabungkan pengalaman menginap dan aktivitas kuliner dalam satu paket. Menjawab tren… Read More

4 days ago