wartaevent.com – Jakarta. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi memulai kegiatan “Online Training Berbasis Kompetensi Profesi Bidang MICE Menuju Sertifikasi Kompetensi guna meningkatkan kapasitas pelaku industri MICE berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Untuk periode pertama, pelatihan diberikan bagi klaster Event Venue Management yang berlangsung hari ini tanggal 13 hingga 15 Mei 2020 mendatang.
Baca Juga : Ini Manfaat Indonesia, Jika Menjadi Tuan Rumah ICCA Internasional
Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf menguturkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mempersiapkan SDM unggul dengan meningkatkan kapasitas profesional industri MICE di Indonesia di era New Normal.
“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi profesi bidang Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) dilakukan secara online dan lingkupnya nasional,” kata Rizki Handayani.
Ia mengatakan, dalam kegiatan yang turut didukung Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MICE Indonesia ini diikuti sebanyak 76 peserta yang dinyatakan lolos seleksi dari 663 pendaftar. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelaku MICE untuk meningkatkan kapasitas diri.
Heri Setyawan, Dosen sekaligus Peneliti MICE Pliteknik Negeri Jakarta mengungkapkan, industri MICE sangat terdampak akibat pandemi Covid-19. Tidak semua kegiatan MICE dapat di virtualkan.
Baca Juga : Bisa Apa Industri MICE (Exhibition) Akibat Virus Corona?
Untuk Meeting mungkin dapat dialihkan ke virtual, namun pameran agak sulit (bukan berarti tdk bisa) dan untuk Incentive sulit bahkan cenderung tidak bisa.
Oleh karena itu, para pelaku industri MICE seperti PCO, PEO dan Organizer hanya bisa melakukan beberapa hal seperti menunda, membatalkan dan atau memodifikasi ke ranah virtual.
“Meeting, seminar, dan pelatihan untuk sementara yang dapat dialihkan ke ranah virtual. Yang lainnya agak sulit,” pungkas Heri.
Baca Juga : UNWTO: Dampak Pembatasan Perjalanan Pariwisata Dunia Tak Bergerak
Manusia pada dasarnya makhluk sosial yang cenderung untuk berkumpul namun sekarang diminta untuk ‘jaga jarak’. Tapi nanti setelah pandemi usai, industri MICE diyakini bakal ramai lagi termasuk special event.
Pelatihan online MICE ini terbagi dalam beberapa klaster, seperti event venue management, pelatihan online juga akan berlanjut untuk klaster lainnya yakni event logistic, event marketing communication, event registration, event liaison officer, destination bidding, dan stand building. [*]
Penulis & Editor : Fatkhurrohim
SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kolaborasi kuliner bertajuk “A Rebellious Hunger” bersama Burgreens dan Green Rebel untuk menghadirkan… Read More
KUALA LUMPUR, WARTAEVENT.com – MATTA Fair 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre, Kuala Lumpur, 3-5 April 2026 menjadi… Read More
Leave a Comment