“Seseorang bisa kehilangan reputasi dari konten negatif yang ia buat. Lebih jauh lagi, dampaknya bisa ke ranah hukum, kerugian finansial, hingga dampak emosional,” tutur I Komang.
I Komang melanjutkan, agar terhindar dari godaan membuat konten negatif, sebaiknya berpikir ulang sebelum mengunggah konten di ruang digital. Hargai privasi orang lain dalam setiap konten yang dibuat dan jangan terlibat untuk merundung (mem-bully orang lain). Lalu, fokus pada konten yang positif akan lebih baik dan memberikan rasa aman.
Baca Juga : Optimalkan Penjualan UMKM via Media Sosial, Begini Tipsnya
Sementara itu, Dian Ikha Pramayanti menjelaskan dua jenis konten yang banyak beredar di jagat maya, yaitu konten kreatif dan konten viral. Konten kreatif adalah konten yang bertujuan untuk menghibur, menginspirasi, atau menghasilkan reaksi emosional dari audiens. Konten jenis ini seringkali menggunakan elemen visual, audio, atau interaktif.
Adapun konten viral berisikan postingan media sosial yang paling banyak dibicarakan. Konten ini hanya sekadar membahas viralnya saja dengan ukuran jumlah disukai, komentar, dibagikan, diposting ulang (retweet), maupun tampilan (views).
Baca Juga : Waspada, Jangan Sampai Jadi Korban Kekerasan Berbasis Gender “Online”!
“Konten kreatif bisa viral juga, kok. Tipsnya adalah lakukan brainstorming dan kolaborasi, lalu buatlah brand mapping, dan jangan lupa untuk membuat konten yang khas dan unik. Fokuslah pada keinginan dan kebutuhan follower,” tutur Dian.
Terkait konten negatif, Alamsurya Kubara Endriharto mengingatkan bahwa masih banyaknya produksi konten negatif tersebut lantaran masih banyak pihak yang belum memahami hak dan kewajiban di ruang digital. Mereka belum mengerti bagaimana aturan yang berlaku dalam berekspresi di internet. Bahkan, masih banyak yang belum paham keamanan di ruang digital.
Baca Juga : Begini Cara Membangun ‘Personal Branding’ yang Pas dan Jitu!
“Dunia Digital adalah dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak kita bertumbuhkembang, sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa, hadir dengan bermartabat,” ucapnya.
Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. [*]
Page: 1 2
CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kolaborasi kuliner bertajuk “A Rebellious Hunger” bersama Burgreens dan Green Rebel untuk menghadirkan… Read More
KUALA LUMPUR, WARTAEVENT.com – MATTA Fair 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre, Kuala Lumpur, 3-5 April 2026 menjadi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Talenta muda Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Tak hanya membanggakan nama sekolahnya tempat mereka… Read More
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Tren kerja fleksibel kembali menguat setelah pemerintah menetapkan kebijakan Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Neegara… Read More
Leave a Comment