Jawa Timur Park Group juga memberikan 200 tiket kepada anak-anak di bawah naungan LKSA di Kota Batu.
Rio mengatakan pemberian akses tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan pelajar untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah.
“Kami ingin Mega Science Center dan Budaya tidak hanya menjadi sebuah destinasi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang bisa diakses oleh sebanyak mungkin pelajar,” ujar Rio.
Konsep yang dikembangkan mengandalkan pengalaman langsung. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi atau informasi, tetapi diajak mengamati, mencoba, dan berinteraksi dengan berbagai perangkat edukasi.

Ruang eksplorasi tersebut mencakup sejumlah tema, mulai dari prinsip fisika dan antariksa hingga simulasi kebencanaan, teknologi robotik, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sejarah, dan budaya Indonesia.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari karakter wisata edukasi yang dikembangkan Jawa Timur Park Group. Unsur pembelajaran ditempatkan berdampingan dengan aktivitas rekreasi sehingga pengalaman pengunjung tidak berhenti pada konsumsi informasi.
Tahap trial opening sekaligus menjadi periode evaluasi sebelum destinasi beroperasi secara penuh. Masukan dari pengunjung dan pemangku kepentingan dapat digunakan untuk menyempurnakan fasilitas maupun pengalaman edukasi yang ditawarkan.
Tiket kunjungan Mega Science Center dan Budaya sudah tersedia secara daring melalui website JTP.id maupun loket di Jatim Park 1. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.











