wartaevent.com – Pandeglang. Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Banten di Alun Alun Kabupaten Pandeglang, Menteri Pariwisata (Menpar), menegaskan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Tanjung Lesung ditegaskan dan kawasan Selat Sunda aman untuk dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus).
Penyataan Menpar Arief Yahya tersebut didasari atas pengamatan intensif Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau pasca-tsunami Selat Sunda yang telah menunjukkan penurunan aktivitas dan tidak ada fenomena bertumbuh.
Baca Juga : Pentingnya Peran Media Untuk Mengembalikan Pariwisata Tanjung Lesung
Begitu pula pemantauan Pusat Volcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan BMKG yang telah melakukan aktivasi dan pemanfaatan teknolog mitigasi bencana. “Atas nama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Banten dan Lampung, dengan ini saya menyatakan kawasan Selat Sunda sudah aman dikunjungi,” tegas Menpar Arief Yahya.
Dijelaskan kembali oleh Menpar Arief Yahya, bahwa PVMBG, Badan Geologi Kementerian ESDM pada 25 Maret 2019 lalu telah menurunkan status gunung api Anak Krakatau dari level III (Siaga) menjadi level II (Waspada) dengan radius aman menjadi 2 km dari sebelumnya 5 km dari kawah.
“Saya tegaskan lagi radius aman itu 2 km dari kawah Anak Krakatau, bukan dari pesisir pantai. Dengan demikian kawasan wisata di Selat Sunda aman dikunjungi wisatawan,” kata Arief Yahya.
Pasca bencana tsunami, Kemenpar membentuk tim Selat Sunda Aman yang diketuai Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti yang juga sebagai Ketua Tim Manajemen Krisis Kemenpar untuk melakukan pemantauan serta memastikan agar seluruh program pemulihan sektor pariwisata Selat Sunda berjalan sesuai rencana, baik dari unsur sumber daya manusia (SDM), pemasaran, maupun destinasi terdampak.
Baca Juga : “Cuitan” di Socmed Bukan Sumber Berita
Sementara itu, Poernomo Siswoprasetijo, Presiden Direktur PT Banten West Java (BWJ), menambahkan, untuk memikat wisatawan, pihaknya telah menyiapkan berbagai program menarik. “Dari Tanjung Lesung kita sedang mengembangkan program selain wisata pantai juga wisata desa. Kita juga mempersiapkan berbagai amenitas seperti beach club Lalassa,” ujar Presiden Direktur PT Banten West Java (BWJ), Purnomo Siswoprasetijo selaku.
Diharapkan berbagai program dan fasilitas baru yang dibangun di Tanjung Lesung dapat menarik dan menggaet wisatawan untuk berkunjung, sehingga pariwisata dikawasan KEK Tanjung Lesung kembali bergairah. [*]
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
Leave a Comment