AI Dorong Perubahan Skill dan Profesi Industri MICE

AI mengubah industri MICE dengan membuka kebutuhan skill dan profesi baru, sekaligus mendorong kolaborasi teknologi dan manusia.

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) bekerja. Perubahan tersebut tidak hanya menyentuh penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga mendorong kebutuhan keterampilan dan munculnya profesi baru.

Persoalan itu menjadi bahasan utama Kuliah Umum MICE 2026 yang digelar Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di Auditorium Lantai 2, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (17/9/2026).

Read More

Mengangkat tema “MICE dan AI: Profesi Baru, Skill Baru, Masa Depan Baru”, kegiatan tersebut diikuti 215 peserta dari kalangan siswa SMA/SMK dan mahasiswa perguruan tinggi.

Dosen Program Studi MICE PNJ, Meisa Sofia, S.Tr., M.Par., mengatakan industri MICE merupakan bagian dari industri kreatif berbasis pengalaman yang cakupannya lebih luas dibandingkan pekerjaan event organizer.

Industri ini diproyeksikan tetap berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan bisnis dan profesional.

Baca Juga :  INAMICE 2024: Merancang Masa Depan Jakarta sebagai Destinasi Bisnis Global

Menurut Meisa, kehadiran AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti peran manusia. Pemanfaatannya tetap membutuhkan kreativitas, pertimbangan, serta sentuhan manusia dalam proses perencanaan maupun produksi event.

“AI jangan membuat kita menyerahkan seluruh proses desain atau perencanaan secara instan. Manusia dan AI harus berkolaborasi, dengan AI sebagai partner,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *