Perspektif pemerintah disampaikan Diah Utami, S.E., Analisis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI). Ia menyebut sektor MICE memiliki potensi ekonomi besar dengan perputaran ekonomi dari rangkaian kegiatan MICE nasional mencapai Rp11,82 triliun.
Di tengah percepatan penggunaan AI, pemerintah juga memiliki peran dalam menyiapkan kerangka regulasi. Salah satunya melalui penyusunan Peta Jalan AI Nasional 2026–2029 untuk membangun ekosistem AI yang aman, inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur PT Dyandra Promosindo, Rumpoko Hadi, S.Sos., M.M.T., melihat AI sebagai teknologi yang akan mengubah hampir seluruh siklus penyelenggaraan event.
Mulai dari perencanaan, promosi, pelaksanaan registrasi, hingga evaluasi dan analisis pengunjung dapat dibantu teknologi AI. Perubahan tersebut sekaligus membuka kebutuhan terhadap kompetensi baru di industri MICE.

Beberapa peran strategis yang berpotensi berkembang antara lain Event Data Analyst dan Visitor Experience Designer. Keduanya menunjukkan bahwa kebutuhan industri ke depan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis penyelenggaraan acara, tetapi juga pengolahan data dan perancangan pengalaman peserta.
Kuliah Umum MICE 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk melihat perubahan tersebut sejak dini. Penguasaan teknologi, keterampilan baru, pemahaman etika, serta kemampuan berkolaborasi dengan AI menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia industri MICE.
Tantangan industri MICE di tengah perkembangan AI bukan semata-mata persoalan apakah pekerjaan manusia akan tergantikan teknologi. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana pelaku industri meningkatkan kompetensinya agar mampu memanfaatkan AI tanpa kehilangan unsur kreativitas dan pengalaman manusia yang menjadi kekuatan utama sebuah event. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











