“Melalui kolaborasi dengan Scholars of Sustenance, kami ingin memastikan surplus food yang masih layak konsumsi tidak berakhir menjadi sampah, tetapi dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Yana.
Sementara itu Community and Operations Manager SOS Jakarta Office, Morra Lovreza, menilai kerja sama tersebut menunjukkan keterlibatan industri perhotelan dalam upaya mengurangi sampah makanan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan akses pangan.
“Lewat aksi penyelamatan makanan ini, kita tidak hanya mengurangi timbulnya sampah makanan, tetapi juga melangkah bersama menuju Jakarta yang bebas dari kelaparan (Zero Hunger),” ujar Morra.
Program tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Upaya ini juga berkaitan dengan tujuan ke-2, yakni mengakhiri kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan.

Meski demikian, keberhasilan program penyelamatan pangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dialihkan dari tempat pembuangan. Konsistensi pengumpulan, keamanan pangan, ketepatan distribusi, serta pencatatan volume makanan yang diselamatkan menjadi aspek penting untuk menilai dampak program secara terukur.
Kolaborasi ARTOTEL Gelora Senayan dan SOS Indonesia berupaya mendorong praktik perhotelan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Inisiatif tersebut sekaligus menempatkan surplus pangan sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan, bukan sekadar sisa operasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
- Photo : Dok. ARTOTEL Gelora Senayan











