wartaevent.com – Jakarta. Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia, Hosea Andreas Runkat dalam Asperapi Afternoon Talk Webinar pada hari Rabu (21/05/2020) mengutarakan, bahwa pelaku industri pameran perlu kepastian keputusan “Kita harus hidup berdamai dengan Covid-19).
Kepastian ini penting, agar langkah selanjutnya Asperapi dan pemerintah agar duduk bersama untuk menentukan SOP dan protokoler kesehatan bagi pelaku industri pameran tanah air.
Baca Juga : Rakernas ASPERAPI 2020: Menangkal Keresahan Dunia Pameran dan Events Terkait Covid 19
“Ekonomi saat ini harus terus berjalan. Jika ekonomi tidak berjalan akan berdampak pula kesehatan. Jadi sebenarnya saya setuju untuk berdamai dengan Covid-19 untuk di era “New Normal” atau kenormalan baru,” ujar Andre dalam Asperapi Afternoon Talk Webinar.
Andre menambahkan, ini menjadi pekerjaan rumah bagi para pelaku industri pameran tanah air. Sebab, penyelenggara pameran harus menjamin harus menjamin kesehatan para pengunjung yang dating ke suatu pameran.
Untuk itu, Andre menghimbau para anggota Asperapi yang ada di berbagai daerah di Indonesia agar sering-sering update informasi protokoler kesehatan terkait pameran melalui asosiasi pameran dunia atau The Global Association of the Exhibition Industry (UFI).
Baca Juga : Menjadikan “Exhibition” Sebagai Penyokong Utama Industri MICE di Indonesia
“Bisnis ini harus berjalan. Asosiasi bisnis pameran dunia UFI telah membuat protokoler pameran dimasa pandemi Covid-19. Teman-teman Asperapi dari daerah dapat update hal tersebut,” tambahnya.
Andre pun berpesan kepada pemerintah untuk segera mungkin duduk bersama Asperapi membahas protokoler ini karena negara lain telah membuat. “Jika protokoler ini sudah terbentuk nantinya akan di share juga ke negara lain,” terang Andre.
Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan global yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Dampaknya ekonominya pun global. Seluruh lini industri terkena dampaknya.
Setelah melewati krisis akan banyak hal dan tantangan baru yang harus dihadapi seluruh pelaku industri. Termasuk di industri pameran. Kreativitas dan inovasi-inovasi baru harus ditumbuhkan agar industri ini tetap berlangsung.
Baca Juga : Bisa Apa Industri MICE (Exhibition) Akibat Virus Corona?
Andre mencontohkan, di beberapa negara telah melakukan perubahan besar seperti menggerakan pasar domestik atau memulai kembali pameran dari sekala yang kecil terlebih dahulu di situasi New Normal.
“Jika Indonesia melakukan pendekatan menggaungkan pasar domestik sangat bagus dan tepat. Karena memang pasar lokal yang saat ini mempunyai kekuatan daya beli atau buying power dibanding market asing,” pungkas Andre. [*]
MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.coom — Wisatawan yang mencari akomodasi dengan suasana tenang di tengah kota kini memiliki pilihan baru melalui The Prajan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Karakter dan cerita lokal Indonesia mendapat ruang baru untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui hIPlay Playground, yang… Read More
SIDOARJO, WARTAEVENT.com — Setelah mendapat sambutan di Bandung, Archipelago Hotels kembali membawa pengalaman kuliner dan budaya pop Jepang ke Jawa… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri kopi Indonesia kembali mendapat ruang temu melalui Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang digelar PT… Read More
Leave a Comment