Pemahaman mengenai cara menawarkan bantuan secara tepat juga menjadi bagian penting, agar pelayanan tetap memperhatikan kenyamanan, kebutuhan, dan kemandirian tamu.
General Manager Grand Dafam Braga Bandung, Agus Ardiansyah, SE, mengatakan kerja sama ini bertujuan membuka kesempatan bagi siswa penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi melalui pengalaman langsung di dunia kerja.
Pada saat yang sama, program pembekalan bagi karyawan diharapkan memperkuat kemampuan hotel dalam memberikan pelayanan yang inklusif. “Kami percaya bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang setara serta pelayanan yang ramah, nyaman, dan bermartabat,” ujar Agus.

Sinergi antara lembaga pendidikan dan industri perhotelan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang disabilitas sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih terbuka terhadap keberagaman.
Dalam jangka panjang, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh terselenggaranya PKL atau pembekalan karyawan, tetapi juga oleh kualitas pendampingan, kesesuaian tugas dengan kemampuan siswa, aksesibilitas lingkungan kerja, serta keberlanjutan kesempatan yang diberikan.
Melalui kerja sama tersebut, Grand Dafam Braga Bandung berupaya memperkuat praktik perhotelan yang inklusif, dengan menempatkan kesempatan belajar, penghormatan terhadap hak penyandang disabilitas, dan kualitas pelayanan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di industri pariwisata. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











