Travel

Kemenpar Manfaatkan AI Hadapi Perubahan Perilaku Wisatawan Digital

“Kalau narasinya tidak dibangun, AI tidak akan ke mana-mana. Untuk itu kekuatan narasi, terutama experience storytelling sangat diperlukan untuk mengangkat citra destinasi di era AI,” ujarnya.

Dalam ekosistem marketing pemasaran digital, kekuatan narasi tersebut tidak lagi digaungkan melalui google ads ataupun mega influencers. “Justru sekarang yang paling efektif sekarang itu suara Pejuang Keadilan Sosial (SJW) dan nano influencers. Kenapa? Karena mereka dianggap relevan dengan kehidupan keseharian netizen,” kata Silih.

Baca Juga ; Program Wisata PIKcation Lebaran 2026 Hadirkan Open Top Tour

Dari sisi industri, teknologi AI juga mulai mengubah cara operasional hotel bekerja.

COO ARTOTEL Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menyebut industri kini tidak lagi hanya bersaing di ranah layanan, tetapi juga di ranah data dan algoritma.

Kecerdasan buatan memungkinkan hotel membaca perilaku tamu, memprediksi kebutuhan, hingga mengarahkan strategi pemasaran secara presisi. Namun ia menegaskan bahwa hospitality tetap membutuhkan sentuhan manusia.

“Yang membedakan industri hospitality dan pariwisata dengan industry lainnya adalah rasa, pengalaman, dan sentuhan manusia. Jadi meskipun kita bisa mengoptimasasi teknologi, tetap yang menentukan pengalaman dan rasa manusia,”

Karena itu, lanjut Eduard, masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya bergantung pada seberapa canggih teknologi yang digunakan, tetapi pada seberapa kuat manusia mampu mengendalikan narasi di tengah dominasi mesin.

Baca Juga ; Problematika Villa Ilegal dan Platform Digital Pariwisata Indonesia

Tanpa itu, teknologi kecerdasan buatan hanya akan menciptakan impresi tanpa pengalaman.

“Jangan lupa, manusia makhluk sosial dan untuk merebut perhatian mereka dibutuhkan kepercayaan yang dibanngun berdasarkan pengalaman dan rasa. AI mempercepat distribusi informasi, algoritma menentukan apa yang terlihat, dan data membentuk pengalaman wisata. Namun pada akhirnya, semua itu hanya alat. Peran manusia di balik teknologi tersebut yang tidak dapat tergantikan dalam industry ini,” kata Eduard. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Page: 1 2 3

redaksi wartaevent

Leave a Comment

Recent Posts

Sambut Semester Kedua, Aston Kemayoran Tawarkan Paket Meeting Fleksibel

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Memasuki pertengahan 2026, kebutuhan perusahaan terhadap ruang pertemuan yang fleksibel dan efisien kembali meningkat seiring penyusunan strategi… Read More

6 days ago

G7CC Buka Peluang Kuliah dan Karier Profesional di Korea

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Konsorsium Universitas Kejuruan Gangwon (G7CC) Korea Selatan resmi meluncurkan program strategis G7CC Indonesia 2026, sebuah inisiatif kolaboratif… Read More

6 days ago

Express Lunch Braga Hadirkan Santap Siang Praktis Berkarakter

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Tren makan siang di kawasan pusat kota terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pengalaman bersantap yang… Read More

1 week ago

Swiss-Belresort Dago Hadirkan Promo Kuliner Nusantara dan Western Favorit “Taste of Dago Heritage”

BANDUNG, WARTAEVENT.com – Bandung kembali menambah pilihan destinasi kuliner hotel melalui promo terbaru Swiss-Kitchen di Swiss-Belresort Dago Heritage. Hotel yang… Read More

1 week ago

May Day Golf Tournament Dorong Tren Leisure Networking Kalangan Profesional Modern

BOGOR, WARTAEVENT.com — Olahraga golf semakin bergerak melampaui fungsi rekreasi dan kompetisi. Di kalangan profesional urban, golf kini berkembang menjadi… Read More

1 week ago

Kemenbud Siapkan Musisi Indonesia Tembus Festival Jazz Dunia Profesional

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Upaya memperluas akses musisi Indonesia ke panggung internasional kini tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas karya. Standarisasi… Read More

1 week ago