Mengenang Solidaritas Dunia untuk Padang 2009: Pesan “Jangan Kehilangan Harapan” dari Lebanon

Sertu (TNI) Erwin Mursidi (paling kiri) bergambar bersama anggota Kontingen Garuda UNIFIL XXII lainnya setelah Dubes RI Bagas Hapsoro (tengah) menerima gelar kehormatan sebagai anggota Pasukan Garuda di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan 2009.

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Sebagaimana diketahui gempa bumi 7,6 SR  pernah mengguncang Padang, Sumatera Barat, pada 30 September 2009 menewaskan 1.195 orang dan melukai 1.798 lainnya. Lebih dari 300.000 bangunan rusak. Bencana itu mengundang simpati dunia, termasuk dari Lebanon.

Duta Besar RI untuk Lebanon saat itu, Bagas Hapsoro yang juga bagian dari Keluarga De Santos  menciptakan  lagu “Padang: Don’t Lose Your Hope”, merasakan kesedihan yang  mendalam.

Read More

“Bencana di Padang itu membuat kami di Beirut ikut berduka. Tapi di saat seperti itulah kami belajar satu hal: jangan pernah kehilangan harapan. Rakyat Minang terkenal tabah. Dan kami di Lebanon paham betul artinya berjuang untuk mengatasi bencana itu,” ujarnya.

Sertu (TNI) Erwin Mursidi, anggota Kontingen Garuda UNIFIL XXII yang ikut aktif menggalang malam Charity Night untuk bencana alam di Padang 2009.

la menambahkan bahwa lagu yang di ciptakan adalah bentuk dukungan moral bagi korban. “Musik adalah bahasa duka dan bahasa harapan. Semoga ‘Don’t Lose Your Hope’ bisa menjadi pengingat bahwa setelah gelap, pasti ada terang,” lanjutnya.

Baca Juga :  ‘Tulisan Para Diplomat Wajib Dibaca Pemerhati Polugri’, Komentar Tantowi Yahya

Bantuan dan Pemulihan

Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana awal Rp100 miliar atau 10,3 juta dolar AS. Untuk rehabilitasi jangka panjang disiapkan 745 juta dolar AS.

Bantuan internasional mengalir melalui Palang Merah Internasional dengan banding dana 6,6 juta dolar AS. Australia 15 juta dolar, Inggris 3 juta poundsterling, dan AS 3,3 juta dolar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *