Christine mengatakan penyelenggaraan IBEM berikutnya ditargetkan meningkat menjadi sekitar 200 seller dan 300 hosted buyers. Program tersebut juga akan diperluas melalui penyelenggaraan farm trip ke sejumlah destinasi seperti Bali, Labuan Bajo, Bandung, dan Belitung agar buyer internasional dapat mengenal langsung potensi business event Indonesia.
Respon positif juga datang dari buyer internasional. Managing Director Emi Global asal Amerika Serikat, Armindo Ferreira, menilai Indonesia menawarkan banyak destinasi yang masih belum dikenal pasar internasional.
Baca Juga : Indonesia Gelar IBEM Perdana Perkuat Industri MICE Regional Asia
Saat ini pihaknya tengah mempelajari konektivitas antara Jakarta, Bali, dan sejumlah destinasi di Pulau Jawa untuk dikembangkan menjadi paket business events yang lebih beragam.

Meski demikian, ia menilai destinasi utama tetap memiliki peran strategis. Jakarta dinilai ideal sebagai lokasi konferensi dan pertemuan bisnis, sedangkan Bali maupun Lombok memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi incentive travel maupun program pasca-acara.
Minat buyer terhadap destinasi di luar Bali menunjukkan perubahan tren pasar global yang mulai mencari pengalaman baru dalam penyelenggaraan business events.
Baca Juga : Ini Tiga Isu Utama dalam Penyelenggaraan Konferensi SEABEF di Yogyakarta
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas promosi destinasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat industri business event di kawasan Asia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim











